"Binar cinta di matamu"
Tanpa lelah jemari lembutmu merangkai
berkuntum bunga rampai angan dan mimpi
menyala dalam bias lentera
di dinding rasa
seri yang memancar dari parasmu
melengkapi rona bahagia yang bersahaja
mengalir dari ketulusan batinmu
atas sebuah cinta yang kau berikan kepadanya
ikhlas...
tanpa meminta balas
suara halus berbisik perlahan
dari kedalaman relungmu
kini...
cinta telah berbinar di matamu
biarkan tapaknya melangkah
menuju derap dewasa,
menggapai gemintang asa.
hanya pandangilah dengan mata hatimu...
tak perlu kau usik langkahnya
nanti, bila ia melihat telaga
hatimu...
ia akan kembali menemuimu
menyelam hingga ke dasarnya
menyatu dalam binar-binar cinta
di matamu...
"Masih Di Sini"
Masih kutunggu
hari-hari itu
Aku di sini
tak berpindah
Menanti hatimu
untuk datang padaku
Entah sudah berapa musim
yang sama kulalui
Ternyata memang tak ada
yang berubah
Aku dan kau
Masih seperti dulu saja
Kau... Dengan
hatimu yang dingin
Aku... Dengan
hati yang terluka
Memang tak seharusnya
ada pertemuan di antara kita
Andai matahari bisa bertukar
dengan bulan
Akupun pasti bisa bertukar
tempat denganmu
Sepertinya hanya hatiku
yang terbakar matahari
Sebegitu dinginnyakah hatimu?
Sampai mataharipun tak mampu
lelehkan kepingan salju yang ada?
Kini aku hanya berdiam di sini
Menunggu waktu sampai hatiku
habis terbakar matahari
"Hari Itu, Waktu Itu"
Hari itu terasa begitu indah
Siang malam terus gembira
Semua karena aku mencinta
Terus, terus cinta dirinya
Senyum indahnya terus terbayang di depan mata
Pesan singkatnya berulang kubaca
Namun kini semakin jauh saja
Ragu juga aku dibuatnya
Ketahuilah wahai cinta
Pemuda ini tetap setia
Orang ini benar-benar masih mencinta
Mungkin dia bodoh karena masih percaya
Dengarkan aku cinta
Aku tak meragukanmu
Yaaah, setidaknya tak mau meragukanmu
Karena rasa cinta buta ini
Takkan kulupakan hari itu
Hari terpasang dua insan
Yang satu telah sangat percaya
Dan dia percaya bahwa cintanya percaya
Dan akan tetap setia
"Sahabat, aku memerlukanmu..."
Sahabat
Aku memerlukan candamu untuk menghancurkan sedihku
Aku memerlukan doamu untuk menguatkan hatiku
Aku memerlukan dekapan dan pelukanmu untuk meredakan tangisku
Aku memerlukan jemarimu untuk menghapus air mataku
Aku memerlukan senyum dan tawamu untuk menyirnakan dukaku
Sahabat,
Aku memerlukanmu...





Posting Komentar